Senin, 30 April 2018

Mengenal Dismenore



 DISMENORE



Apasih itu DISMENORE?
            Dismenore itu merupakan Nyeri haid atau nyeri kram pada bagian bawah perut saat menstruasi. Banyak wanita mengalami nyeri haid sebelum dan saat periode menstruasi mereka. Nyeri yang mengganggu dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan mempengaruhi aktivitas sehari-hari Anda.



Dismenore Primer
Biasanya dismenore primer timbul pada masa remaja, yaitu sekitar 2-3 tahun setelah menstruasi pertama . Rasa nyeri timbul bersama-sama pada permulaan haid dan

Dismenore Skunder
Dismenorea sekunder pada pemeriksaan terdapat kelainan ginekologi, misalnya radang kronik saluran sel telur, stenosis/penyempitan leher rahim, endometriosis dan sebagainya.Dismenore sekunder lebih jarang ditemukan dan terjadi pada 25% wanita yang mengalami dismenore. Penyebab dari dismenore sekunder adalah: endometriosis, fibroid, adenomiosis, peradangan tuba falopii, perlengketan abnormal antara organ di dalam perut, dan pemakaian IUD .

Ciri- Ciri Dismenore 

  • Terjadi pada beberapa waktu atau 6-12 bulan sejak haid pertama 
  •  Rasa nyeri timbul sebelum haid atau sesudah haid
  • Datangnya nyeri : hilang-timbul, menusuk-nusuk, Pada umumnya pada perut bagian bawah kadang menyebar di sekitarnya seperti paha depan, pinggang. 
  • Kadang juga di sertai mual, sakit kepala, pusing dan diare 
        Penyebab Dismenore
 
        Menurut Naylor Etiologi dismenorrhoe primer memiliki ciri - ciri sebagai berikut: meningkatnya PGF2α, peningkatan kontraksi uterus, ujung saraf tersensitisasi, penurunan aliran darah uterus, iskemia uterus relatif .

             Faktor Resiko Dismenore
Beberapa faktor di bawah ini dianggap sebagai faktor resiko timbulnya Nyeri Haid, yakni:
  •  Haid pertama (menarche) di usia dini (kurang dari 12 tahun)
  •  Wanita yang belum pernah melahirkan anak hidup (nullipara)
  •    Darah haid berjumlah banyak atau masa menstruasi yang panjang.
  • Smoking.
  • Adanya riwayat nyeri haid pada keluarga.
  •   Obesitas.
                 Mengatasi Dismenore dengan cara alami
               Ada beberapa cara mengatasi dismenore atau nyeri haid secara alami antara lain:
  • Lakukan olahraga ringan secara teratur dan hindari olah raga berat akan membantu mengurangi rasa tidak nyaman tersebut. Hal ini akan bermanfaat untuk jangka panjang, selain menyehatkan badan juga dapat meringankan penderitaan akibat sakit haid tersebut.
  •  Hindari konsumsi alkohol, kopi, dan juga coklat karena dapat meningkatkan kadar estrogen yang nantinya dapat memicu lepasnya prostaglandin.
  •   Konsumsi vitamin E, vitamin B6, atau minyak ikan. Konsumsi sayuran dan buah-buahan serta makanan rendah lemak.
  •  Gosok perut bagian bawah secara perlahan dengan tangan hingga perut merasakan hangat. Lakukan sambil berbaring
  • Berendam di air hangat atau mandi dengan air hangat (boleh dengan aromaterapi untuk relaksasi)
  • Kompres perut dengan menggunakan air hangat

          Pengobatan Dismenore

         Sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter anda untuk mengetahui kategori dismenore anda. Minum obat analgetik atau obat penghilang rasa sakit yang banyak dijual di apotek terutama yang mengandung antara lain asam mefenamat, ibuprofen, diclofenac sodium atau naproxenen dalam komposisi obat, asal dosisnya tidak lebih dari 3 kali sehari. Apabila penggunaan obat-obatan analgesik tidak berhasil maka dapat dilakukan terapi hormonal sesuai ajuran dokter.
 
Cara mengobati sakit haid dengan alami adalah :
Bahan : kunyit 3 ons, kapulaga 3 ons, ketumbar 3 ons, biji pala 3 ons, buah cengkeh 3 ons, jinten hitam 3 ons, daun srigading 2 ons, gula jawa 3 ons, gula pasir 3 ons, dan air 250 cc
Cara membuat : kupas dan cuci setelah itu potong semua bahan seperluna saja, lalu rebus menggunakan 250 cc air sampai mendidih. Dan dinginkan dan saringlah ramuan tadi. Minum ramuan 5-6 kali sebelum siklus haid datang.



Maulana, Mirza. 2009. Seluk Beluk Reproduksi dan Kehamilan. Yogyakarta : Garailmu 

Nailor, C.Scott. 2004. Obstetri Ginekologi. Jakarta : EGC 

Kartono, Kartini. 2006. Psikologi Wanita 1 (Mengenal Gadis Remaja & Wanita dewasa).           Bandung : Mandar Maju 
 
Saryono & Sejati Waluyo. 2009. Sindrom Premenstruasi. Yogyakarta : Nuha Medika
 
Fadlina. 2010. Disminore (nyeri haid), (http://webcache.g.com, diakses oleh : Weka pratesya, 30-04-2018, 11:30 wib)