DISMENORE
Apasih itu DISMENORE?
Dismenore itu merupakan Nyeri haid atau nyeri kram
pada bagian bawah perut saat menstruasi. Banyak wanita mengalami nyeri haid
sebelum dan saat periode menstruasi mereka. Nyeri yang mengganggu dapat
menyebabkan rasa tidak nyaman dan mempengaruhi aktivitas sehari-hari Anda.
Dismenore Primer
Biasanya dismenore primer timbul pada masa
remaja, yaitu sekitar 2-3 tahun setelah menstruasi pertama . Rasa nyeri timbul bersama-sama pada
permulaan haid dan
Dismenore Skunder
Dismenorea sekunder pada pemeriksaan terdapat
kelainan ginekologi, misalnya radang kronik saluran sel telur,
stenosis/penyempitan leher rahim, endometriosis dan sebagainya.Dismenore
sekunder lebih jarang ditemukan dan terjadi pada 25% wanita yang mengalami
dismenore. Penyebab dari dismenore sekunder adalah: endometriosis, fibroid,
adenomiosis, peradangan tuba falopii, perlengketan abnormal antara organ di
dalam perut, dan pemakaian IUD .
Ciri- Ciri Dismenore
- Terjadi pada beberapa waktu atau 6-12 bulan sejak haid pertama
- Rasa nyeri timbul sebelum haid atau sesudah haid
- Datangnya nyeri : hilang-timbul, menusuk-nusuk, Pada umumnya pada perut bagian bawah kadang menyebar di sekitarnya seperti paha depan, pinggang.
- Kadang juga di sertai mual, sakit kepala, pusing dan diare
Menurut
Naylor Etiologi dismenorrhoe primer memiliki ciri - ciri sebagai berikut: meningkatnya
PGF2α, peningkatan kontraksi uterus, ujung saraf tersensitisasi,
penurunan aliran darah uterus, iskemia uterus relatif .
Faktor Resiko Dismenore
Beberapa
faktor di bawah ini dianggap sebagai faktor resiko timbulnya Nyeri Haid, yakni:
- Haid pertama (menarche) di usia dini (kurang dari 12 tahun)
- Wanita yang belum pernah melahirkan anak hidup (nullipara)
- Darah haid berjumlah banyak atau masa menstruasi yang panjang.
- Smoking.
- Adanya riwayat nyeri haid pada keluarga.
- Obesitas.
Mengatasi Dismenore dengan cara
alami
Ada beberapa cara mengatasi dismenore atau nyeri haid secara
alami antara lain:
- Lakukan olahraga ringan secara teratur dan hindari olah raga berat akan membantu mengurangi rasa tidak nyaman tersebut. Hal ini akan bermanfaat untuk jangka panjang, selain menyehatkan badan juga dapat meringankan penderitaan akibat sakit haid tersebut.
- Hindari konsumsi alkohol, kopi, dan juga coklat karena dapat meningkatkan kadar estrogen yang nantinya dapat memicu lepasnya prostaglandin.
- Konsumsi vitamin E, vitamin B6, atau minyak ikan. Konsumsi sayuran dan buah-buahan serta makanan rendah lemak.
- Gosok perut bagian bawah secara perlahan dengan tangan hingga perut merasakan hangat. Lakukan sambil berbaring
- Berendam di air hangat atau mandi dengan air hangat (boleh dengan aromaterapi untuk relaksasi)
- Kompres perut dengan menggunakan air hangat
Pengobatan Dismenore
Sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter anda untuk mengetahui kategori
dismenore anda. Minum obat analgetik atau obat penghilang rasa sakit yang
banyak dijual di apotek terutama yang mengandung antara lain asam mefenamat,
ibuprofen, diclofenac sodium atau naproxenen dalam komposisi obat, asal
dosisnya tidak lebih dari 3 kali sehari. Apabila penggunaan obat-obatan
analgesik tidak berhasil maka dapat dilakukan terapi hormonal sesuai ajuran
dokter.
Cara mengobati sakit haid dengan alami adalah :
Bahan : kunyit 3 ons, kapulaga 3 ons, ketumbar 3 ons, biji pala 3 ons, buah cengkeh 3 ons, jinten hitam 3 ons, daun srigading 2 ons, gula jawa 3 ons, gula pasir 3 ons, dan air 250 cc
Cara membuat : kupas dan cuci setelah itu potong semua bahan seperluna saja, lalu rebus menggunakan 250 cc air sampai mendidih. Dan dinginkan dan saringlah ramuan tadi. Minum ramuan 5-6 kali sebelum siklus haid datang.
Bahan : kunyit 3 ons, kapulaga 3 ons, ketumbar 3 ons, biji pala 3 ons, buah cengkeh 3 ons, jinten hitam 3 ons, daun srigading 2 ons, gula jawa 3 ons, gula pasir 3 ons, dan air 250 cc
Cara membuat : kupas dan cuci setelah itu potong semua bahan seperluna saja, lalu rebus menggunakan 250 cc air sampai mendidih. Dan dinginkan dan saringlah ramuan tadi. Minum ramuan 5-6 kali sebelum siklus haid datang.
Nailor, C.Scott. 2004. Obstetri Ginekologi. Jakarta : EGC
Kartono, Kartini. 2006. Psikologi Wanita 1 (Mengenal
Gadis Remaja & Wanita dewasa). Bandung : Mandar Maju
Saryono & Sejati Waluyo.
2009. Sindrom Premenstruasi. Yogyakarta : Nuha Medika
Fadlina. 2010. Disminore (nyeri haid),
(http://webcache.g.com, diakses oleh : Weka pratesya, 30-04-2018, 11:30 wib)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar